Halloo.. ketemu lagi nih.. bagaimana kabarnya? pasti sehat dan bugar kan hahaha... harus...?
kali ini saya akan menyampaikan sedikit kisah motivasi menarik otot pipi hahaha... jangan nyengir dulu ya..
Biasa.. siapa lagi kalo bukan si Tompi yang jail dan bersama ketiga rekanya. Mereka lagi jalan - jalan sore setelah capek seharian beraktifitas dan kebetulan harinya sabtu, dimana hampir semua anak remaja menyukai hari itu karena esoknya pasti hari minggu dan sabtu sorenya pasti dinanti - nanti juga, karena kebetulan di daerah situ ada keramaian pasar malem dan sudah pasti siang maupun malam jelas selalu ramai.
Maklum kalau siang pedagang pendatang banyak yang sibuk menata stand daganganya dan untuk penjaga stand mainan juga sibuk dengan standnya masing - masing serta pengguna jalan juga sibuk dengan perjalananya.
Kebetulan sekali tak jauh dari situ juga ada sungai yang agak lebar, kalau orang jawa bilang gawan ada juga yang menyebutnya nggawan, nah kali ini si Tompi yang lagi berjalan bertiga tiba - tiba menghentikan langkahnya, dan tentu saja si Dirman dan ndandim (nama panggilan darai P.Min, karena rambutnya sudah dipotong ala tentara) juga kaget ada apa begitu pikirnya, sambil seolah - olah mendengarkan sesuatu dengan mendekatkan tanganya sebelah kiri ke kupingnya yang sebelah kiri itu seolah - olah ada suara yang sayup - sayup. si ndandim tanya, "ada apa to Tom.... sakjane krungu opo?.. (ada apa Tom.. kamu dengar apa?..) si Tompi tetap saja diam dengan aksinya, tentu saja si dirman dan ndandim makin penasaran dan diam menghadap ke Tompi, dengan perlahan - lahan Tompi mendekat sambil agak jongkok kedekat Dirman dan ndandim, tentu saja Dirman dan ndandim ikut agak jongkok penuh dengan penasaranya, setelah agak cukup dekat dengan Dirman dan ndandim secara tiba - tiba Tompi berdiri dan mengejan sekuat tenaga mengarahkan brutunya (pantatnya) kearah muka Dirman dan Ndandim Brooooooooooot...... gasnya (kentut) Tompi yang sejak dua hari gak BAB tentu saja baunya sungguh dahsyat, dan mereka berdua hanya bisa ngedumel tak karuan. Jangan ditiru yaa.. untuk hal yang demikian. Selanjutnya mereka bertiga terus berjalan kearah jembatan untuk melihat - lihat pemandangan sore hari.
Setelah mereka bertiga sampai dijembatan tersebut gak tau asal usulnya ide dari mana yang jelas mereka sedang merundingkan sesuatu, setelah itu si Dirman berjalan kearah seberang jembatan dan si ndandim juga berjalan kearah seberang jembatan satunya lagi dan si Tompi tetap berada ditengah jembatan sambil tolah - toleh kearah dirman dan ndandim tentu saja dengan cengar - cengir pula, kebetulan lalu lintas sore itu juga agak ramai, Pasti mereka bertiga sedang merencanakan sesuatu.
Setelaah beberapa saat mereka mengamati kanan kiri tiba - tiba Tompi teriak Oe...... Oe......Oe....... sambil menuding nuding dengan telunjuknya kearah sungai dan di susul dirman juga bertingkah seperti itu dan si ndandim tak mau ketinggalan pula juga tak kalah heboh terus berteriak Oe..... Oe,,,,,,, Oe....... sambil mengacungkan tanganya kearah air, tentu saja setiap pengguna jalan yang lewat pasti jalan pelan dan tanya "enek opo mas?...." mereka hanya diam dan terus membuat heboh, semakin lama semakin banyak dan banyak pula yang berdatangan dan macet sekali jalan disekitar jembatan tak lama petugas Polisi juga datang Koramil juga datang, Rupanya mereka bertiga agak ketakutan juga dengan ulah mereka, secara perlahan mereka beringsut menyingkir pelan - pelan dan menjauh dari lokasi tersebut dan melihat dari kejauhan sambil cengengesan dan berkata... " Cari saja itu yang klelep hantu hahahaha" dan mereka akhirnya pulang dengan kekonyolanya dan meninggalka Polisi yang sibuk turun ke kali.
jangan ditiru ya untuk hal yang demikian itu sangat tidak baik.
No comments:
Post a Comment
Monggo Opininya